Pada Selasa, 28 Oktober 2025, MTs Negeri 4 Wonogiri menyelenggarakan dua agenda penting secara berurutan, yaitu peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 dan kegiatan Bulan Bahasa dan Sastra dengan tema “Dari Kata Menjadi Suara, Dari Sastra Menjadi Arah.”
Kegiatan diawali dengan Upacara Bendera yang berlangsung khidmat dan diikuti oleh seluruh guru, tenaga kependidikan, serta peserta didik. Upacara ini menjadi momentum bagi seluruh warga madrasah untuk meneguhkan kembali semangat persatuan dan cinta tanah air sebagaimana semangat para pemuda Indonesia tahun 1928.
Setelah upacara, kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan Bulan Bahasa dan Sastra yang dipimpin langsung oleh Kepala MTs Negeri 4 Wonogiri, H. Najmul Fatah, S.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya kegiatan ini sebagai sarana untuk menumbuhkan minat literasi dan apresiasi terhadap karya sastra di kalangan siswa.
Usai pembukaan, seluruh peserta didik dan guru bersama-sama menyanyikan lagu “Kebyar-Kebyar” dengan penuh semangat, menciptakan suasana kebersamaan dan nasionalisme yang kuat di lingkungan madrasah.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan program literasi, di mana peserta didik diajak untuk menumbuhkan kecintaan terhadap membaca dan menulis sebagai bagian dari penguatan budaya literasi madrasah.


Puncak acara diisi dengan penampilan tiga terbaik peserta lomba pidato Bahasa Indonesia dan Story Telling, hasil seleksi lomba yang sebelumnya telah dilaksanakan secara daring pada minggu sebelumnya. Para peserta tampil dengan percaya diri, menampilkan kemampuan berbahasa dan mengapresiasi sastra dengan sangat baik.
Sebagai penutup, dilaksanakan pengumuman dan penyerahan hadiah lomba Bulan Bahasa, sebagai bentuk apresiasi kepada para pemenang dalam berbagai cabang lomba seperti literasi, pidato Bahasa Indonesia, story telling, dan desain grafis.
Melalui kegiatan ini, MTs Negeri 4 Wonogiri tidak hanya memperingati Hari Sumpah Pemuda, tetapi juga meneguhkan komitmen dalam menumbuhkan semangat kebangsaan dan kecintaan terhadap bahasa serta sastra Indonesia di kalangan peserta didik.




















